Minggu, 08 Januari 2017

Keharusannku Menjauh

Keharusannku menjauh............................................
Ketika itu segala sesuatu berjalan bersama, hingga di ujung lelappun kita saling menyapa sebelum mimpi memisahkan  raga,,,
Kenyamanan itu datang begitu tenang dan damai, seakan tak ada yang dapat mengecohkannya, tak sang malam apalagi mentari. Hanyut dalam melodi kebahagiaan dan ketenagan jiwa. Semua terjadi begitu saja, tanpa strategi.
Bermula kebetulan, semua serba kebetulan. Kamu ada, menjalin  semua bersama, tawa, cerita, air mata, itu semua terjadi saat itu.
Tapi itu cerita dulu, itu dulu jauh hari sebelum saat sekarang. Waktu begitu tajam mengiris ceritaku, cerita kita. Sampai saat ini kisah itu masih begitu membekas, tak terlewat satu baitpun, tersusun indah di catatan hati.
Kesalahan yang mengharuskanku menjauh. Maaf bila kisah dulu membuat kepiluan dihatimu. Mungkin hatimu begitu perih dan aku tak mau tau itu. Dan mungkin kamu begitu pilu sampai kelu untuk sekedar basa-basi.
Jujur, bukan ini yang aku impikan dari dulu. Dan sekarang aku mulai menutup mata dan membiarkanmu terbang dengan kebahagiaan tanpa peka dengan kisah dulu.

Dan sekarang aku siap dengan keharusanku menjauh........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar