Keharusannku
menjauh............................................
Ketika itu segala sesuatu berjalan bersama, hingga di ujung
lelappun kita saling menyapa sebelum mimpi memisahkan raga,,,
Kenyamanan itu datang begitu tenang dan damai, seakan tak
ada yang dapat mengecohkannya, tak sang malam apalagi mentari. Hanyut dalam
melodi kebahagiaan dan ketenagan jiwa. Semua terjadi begitu saja, tanpa
strategi.
Bermula kebetulan, semua serba kebetulan. Kamu ada,
menjalin semua bersama, tawa, cerita,
air mata, itu semua terjadi saat itu.
Tapi itu cerita dulu, itu dulu jauh hari sebelum saat
sekarang. Waktu begitu tajam mengiris ceritaku, cerita kita. Sampai saat ini
kisah itu masih begitu membekas, tak terlewat satu baitpun, tersusun indah di
catatan hati.
Kesalahan yang mengharuskanku menjauh. Maaf bila kisah dulu
membuat kepiluan dihatimu. Mungkin hatimu begitu perih dan aku tak mau tau itu.
Dan mungkin kamu begitu pilu sampai kelu untuk sekedar basa-basi.
Jujur, bukan ini yang aku impikan dari dulu. Dan sekarang
aku mulai menutup mata dan membiarkanmu terbang dengan kebahagiaan tanpa peka
dengan kisah dulu.
Dan sekarang aku siap dengan keharusanku menjauh........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar